Kategori
Kesehatan

Istana Buckingham Umumkan Raja Charles III Idap Kanker

Jakarta –

Istana Buckingham mengumumkan bahwa Raja Charles III. dia menderita kanker. Belum diketahui jenis kanker apa yang dideritanya, namun kanker tersebut diklaim ditemukan saat menjalani pengobatan pembesaran prostat.

Dikutip BBC, jenis kankernya adalah III. Raja Charles menderita. belum diketahui, begitu pula stadium kankernya. Namun, menurut pernyataan dari istana, raja memulai “perawatan rutin” pada hari Senin.

“Saya tetap bersikap positif terhadap perlakuannya dan berharap bisa kembali menjalankan tugas publiknya secepat mungkin,” kata pihak istana dalam pernyataan resminya.

Menurut Reuters, sumber istana mengatakan III. Raja Charles menderita kanker jenis ini. dia menderita kanker prostat.

“Yang Mulia telah memulai perawatan rutin hari ini, dan dokter telah menyarankan dia untuk menunda tugas publik,” kata sumber itu.

“Selama periode ini Yang Mulia akan tetap menyelenggarakan urusan kenegaraan dan urusan kedinasan sebagaimana mestinya,” lanjutnya.

Bangsawan berusia 75 tahun itu dirawat karena pembesaran prostat di London lebih dari seminggu yang lalu. Dia memutuskan untuk mengumumkan kondisinya kepada publik untuk mendorong pria agar menjalani tes prostat mereka.

(ke atas)

Kategori
Kesehatan

Makin Banyak Remaja dan Dewasa Muda Kena Kanker Usus, Dua Hal Ini Pemicunya

Obat Sakit Tipes Mujarab, JAKARTA – Angka kejadian kanker usus besar pada kelompok usia muda di seluruh dunia meningkat signifikan sejak tahun 1980. Bahkan, angka kejadian kanker usus besar di kalangan remaja dan dewasa muda meningkat sebesar 266 persen selama tiga dekade terakhir.

Artinya, satu dari 10 kasus baru kanker terjadi pada orang di bawah usia 50 tahun, kata Royal Australian College of General Practitioners (RACGP) melalui situs resminya, dikutip Senin (29/1/24).

Menurut Profesor Carlo La Vecchia dari Universitas Milan, ada dua faktor utama yang mendorong peningkatan kasus kanker usus besar pada kelompok usia muda. Salah satu faktor tersebut adalah gaya hidup.

Faktor gaya hidup tersebut, lanjut Profesor Vecchia, terdiri dari beberapa hal. Beberapa di antaranya adalah lemak tubuh, obesitas, dan riwayat penyakit tertentu, seperti diabetes.

Faktor kedua yang juga mempengaruhi peningkatan kasus kanker usus besar di kalangan usia muda adalah konsumsi alkohol. Menurut penelitian, minum alkohol dikaitkan dengan kanker usus besar pada usia lebih muda.

“Dan negara-negara yang telah mengurangi konsumsi alkohol, seperti Perancis dan Italia, belum melihat peningkatan kematian akibat kanker (usus),” jelas Profesor Vecchia.